Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2008

Rancaupas (Sedikit Kisah dari PDA 17)

Siang yang mendung, di atas bus jurusan Jakarta - Garut aku melaju. Sementara komunikasi dengan beberapa orang A di sekretariat sesekali berlangsung yang membuatku memutuskan kami bertemu di Rancaupas saja.

Di Balik Pagar Rancaupas

Hujan turun dengan lebatnya. Di atas angkutan umum Kopo menuju Soreang, dan dilanjutkan dengan bus tua menuju Ciwidey. Hujan yang bergerimis. Di tengah Pasar Ciwidey, kulangkahkan kaki untuk mencari makanan pengganjal perut. Dua orang A menghubungi bahwa mereka juga ada di pasar ini sedang berbelanja perbekalan. Tapi tak kutemui. Hanya saja kuputuskan untuk tidak membeli logistik lagi berdasarkan informasi dari mereka.

Di sebuah pojokan warung di Rancaupas, satu persatu batang hidung A dari kota mulai bermunculan. Tiga orang juga rupanya sedang turun dari atas. Jauh-jauh, sama-sama dari Jakarta, bertemunya ternyata di Rancaupas. Ya sudah, setelah dipastikan tak ada lagi yang datang, kami pun beranjak.

Menjelang senja, di dalam gerimis yang mulai bertambah lebat…

The Motherland

Selepas burung besi pun menderu di atas Samudera Hindia. Menjejakkan roda-rodanya di landasan Ngurah Rai. Selepas melaju, merasakan suasana rumah kembali. Berbaur dengan aroma wewangian semerbak dupa dari canang-canang sari kala senja di Pulau Dewata. Seiring musik-musik magis penuh pesona.

Kupandangkan mata. Menghirup dalam-dalam suasananya. Menyusuri jalan panjang pesisir pantai selatan ke arah timur pulau ini. Kota yang bersahabat. Yang membawa sejenak perasaan ke masa silam. Tempat dimulainya masa-masa terbaik yang pernah kumiliki.

Di sepanjang jalan Flamboyan, Surapati, dan Gajah Mada. Sepertinya jalan-jalan yang kulalui terlihat mengecil dan sepi. Entah. Apakah aku yang terbiasa dengan keramaian dan kemacetan. Di beberapa tempat, wajah-wajah tak asing masih ada. Seperti di jajanan sore senggol jantung Kota ini.

Entah dari mana rasa haru ini muncul. Di mana kamu kawan. Melihat secuil masa silam. Melihat realita tentang jalan hidup yang telah ditempuh masing-masing. Kita memang tak…